Saturday, July 29, 2023

Jadwal Lengkap Turnamen Peresean Dasan Baro Cup 2023

 

Jadwal Lengkap Turnamen Peresean Dasan Baro Cup 2023

Penyisihan Grouf

Grouf A

Lesong Bayan vs Urik Buteng, Kamis, 13 Juli 2023

Lesong Bayan vs Lereng Semboya, Kamis,27 Juli 2023

Urik Buteng vs Lereng Semboya, Kamis, 10 Agustus 2023

Grouf B

Laskar Gedeng vs Sembagek Tulen, Kamis, 20 Juli 2023

Laskar Gedeng vs Joget Munder, Minggu, 30 Juli 2023

Sembagek Tulen vs Joget Munder, Minggu, 13 Agustus 2023

Grouf C

Singa Kendal vs Bintang Utara Junior, Minggu, 16 Juli 2023

Singa Kendal vs Senaru Junior, Kamis, 3 Agustus 2023

Bintang Utara Junior vs Senaru Junior, Kamis, 17 Agustus 2023 (Dimajukan Sehari yaitu Rabu, 16 Agustus 2023), 

Grouf D

Demung Sejati Muda vs Dodot Bayan, Minggu, 23 Juli 2023

Demung Sejati Muda vs Bintang Rinjani Muda, Minggu, 6 Agustus 2023

Dodot Bayan vs Bintang Rinjani Muda, Minggu, 20 Agustus 2023

Babak 8 Besar

1. Lereng Semboya vs Sembagek Tulen, Kamis 24 Agustus 2023

2. Joget Munder vs Urik Buteng, Minggu 27 Agustus 2023

3. Bintang Utara vs Rinjani Muda, Kamis, 31 Agustus 2023

4. Senaru Junior vs Demung Sejati, Minggu 3 September 2023

Babak 4 Besar

1. Sembagek Tulen vs Urik Buteng, Kamis, 7 September 2023, Perubahan Jadwal ke Kamis, 14 September 2023

2. Rinjani Muda vs Demung Sejati, Minggu, 10 September 2023

Perebutan Juara 3

Sembagek Junior vs Demung Sejati, Kamis, 14 September 2023, Perubahan Jadwal ke Minggu, 17 September 2023

Final

Pag. Urik Buteng vs Rinjani Muda, Minggu, 17 September 2023, Perubahan Jadwal ke Minggu, 24 September 2023




Klasmen dan Poin Turnamen Peresean Dasan Baro Cup 2023

 Klasmen dan Poin Turnamen Peresean Dasan Baro Cup I 2023

Grouf A

Nama Paguyuban

M

MKO

KKO

P

TP

Ket.

 Lesong Bayan

 2

 2

 2+3

 260+500

 760

 Gugur

 Urik Buteng

 2

 2

 2

 348+745

 1.093

 Runner Up

 Lereng Semboya

 2

 3

 0

 504+652

 1.156

 Juara Grouf

Grouf B

Nama Paguyuban

M

MKO

KKO

P

TP

Ket.

 Laskar Gedeng

 2

 0

 5+3

 0+140

 140

 Gugur

 Sembagek Tulen

 2

 5+2

 0+1

 500+320

 820

 Juara Grouf

 Joget Munder

 2

 3+1

 0+2

 515+262

 777

 Runner Up

Grouf C

Nama Paguyuban

M

MKO

KKO

P

TP

Ket.

 Singa Kendal

 2

 2+2

 2+1

 257+501

 758

 Gugur (4x Memang)

 Bintang Utara Junior

 2

 2+3

 2+2

 285+300

 585

Juara Grouf (6× Menang)

 Senaru Junior

 2

 1+2

 2+3

 405+200

 605

 Runner Up (5× Menang)

Grouf D

Nama Paguyuban

M

MKO

KKO

P

TP

Ket.

 Demung Sejati Muda

 2

 4+2

 0

 466+542

 1.008

 Juara Grouf

 Dodot Bayan

 2

 0+1

 4+3

 25+130

 155

 Gugur

 Rinjani Muda 

 2

 0+3

 2+1

 391+358

 749

 Runner Up



Keterangan
M = Main
MKO = Menang KO
KKO = Kalah KO
P = Poin
TP = Total Poin

Sunday, March 12, 2023

Bagian Kedelapan "Kisah Legendaris Perempuan Lombok, Denda Cilinaya"


Pada episode sebelumnya, Amaq Bangkol melihat istrinya yang sedang berjalan tergesa mendekati rumah, Amaq Bangkol terkejut, dikira istrinya sedang dikejar babi. Amaq Bangkol secepatnya mengambil parang dan mengajak anjingnya, menghampiri Inaq Bangkol. Amaq Bangkolpun kembali terkejut, setelah melihat apa yang digendong oleh istrinya.

Monday, March 6, 2023

Bagian Ketujuh "Kisah Legendaris Perempuan Lombok, Denda Cilinaya"


Pada episode sebelumnya, romobongan Datu Daha dan Datu Keling sedang melakukan perjalanan pulang dari Kayangan. Rombongan Datu Daha berada dibarisan paling belakang, sampai akhirnya Denda Ratsasih diterbangkan oleh angin puting beliung yang kencang. Beberapa saat kemudian, anginpun mulai mereda, semua sibuk mencari kesemua penjuru. Salah satu dari mereka melihat keatas, diantara debu dan ranting terlihat sosok anak kecil yang terbawa angin tanpa arah, serentak yang lainpun memalihkan pandangan mereka kelangit, terlihat mulai tak jelas, dan akhirnya menghilang.

Banyak warga dan prajurit mencari keseluruh penjuru, ada yang kearah timur, kepesisir laut bagian utara, kearah barat, dan kearah gunung dibagian selatan, tetapi tetap tidak ketemu.

Friday, March 3, 2023

Apa Sebenarnya Makna Kawin Lari di Lombok Sehingga Masih di Pertahankan Sampai Sekarang?...


Masyarakat luas saat ini banyak yang menganggap bahwa tradisi Kawin Lari merupakan bentuk budaya yan tidak patut dipertahankan, lebih-lebih ini terjadi di daerah yang terkenal dengan sebutan 1.000 Masjid. Lombok yang mayoritas muslim ini sebagian besar memang mesih menjadikan tradisi bersatunya insan dengan Kawin Lari.

Kesan yang pertama kali muncul adalah kebiasaan perkawinan tanpa restu orang tua, sehingga laki-laki yang mengambil perempuan sering kali disebut dengan maling. Banyak juga yang menyebut tradisi Kawin Lari itu Memaling.

Bagian Keenam "Kisah Legendaris Perempuan Lombok, Denda Cilinaya"


Pada episode sebelumnya, Datu Keling bersama rombongan melakukan perjalanan ke Kayangan untuk melaksanakan ritual Potong rambut anaknya. Pada suatu persimpangan, bertemulah rombongan Datu Keling dengan Datu Daha.

Meskipun mereka tergabung dalam satu rombongan saat melaksanakan perjalanan ke Kayangan, tetapi banyak hal yang berbeda diantara mereka. Datu Daha bersama rombongan hanya membawa diri, bahkan tidak menunggangi kuda, tidak seperti Kakaknya Datu Keling.

Thursday, March 2, 2023

Bagian Kelima "Kisah Legendaris Perempuan Lombok, Denda Cilinaya"


Pada episode sebelumhya, Datu Daha bersama pengawal dan beberapa punggawa lainnya sedang menikmati kopi dan makanan yang disiapkan oleh Datu Keling. Merekapun langsung pamit setelah merasa cukup, karena haripun sudah mulai sore.

Setiba di Keraton, Datu Daha menceritakan tentang Datu Keling yang sudah punya anak laki-laki kepada permaisuri. Oh bagus, jawab permaisuri. Tinggal kita yang belum punya keturunan, tambahnya.

Hari terus berlalu, permaisuri selalu bertanya dalam diri, kapan saya akan melahirkan?

Bagian Keempat "Kisah Legendaris Perempuan Lombok, Denda Cilinaya"


Pada episode sebelumnya, dikisahkan tentang Dahu Daha dan Datu Keling yang menyampaikan nazarnya saat berdo’a di Kayangan. Datu Daha akan membawa 2 ekor kerbau berhiaskan emas dan lain-lain, sementara Datu Keling akan membawa perlengkapan sirih dan pinang, sampai akhirnya ditertawakan oleh rombongan yang hadir.

Tentu nazar ke 2 Raja tersohor di Lombok yang sangat berbeda akan menimbulkan pertanyaan dihati kita semua, apakah Datu Keling menyampaikan hal tersebut karena kesederhanaan, atau mungkin karena kepelitannya?

Wednesday, March 1, 2023

Bagian Ketiga "Cerita Legendaris Perempuan Lombok, Denda Cilinaya"


Kedua Raja bersama keluarganya duduk dibawah pohon beringin. Datu Daha segera memerintahkan anak buahnya untuk memanggil penunggu tempat yang keramat tersebut. Bergegaslah salah satu dari anak buah Datu Daha masuk ke Kayangan untuk memanggil. Setelah bertemu, dengan posisi duduk bersila, sang prajurit langsung menyampaikan tujuan rombongan datang ke Kayangan, serta Datu Daha dan Datu Keling sedang menunggu diluar.

Mendengar pesan tentang kedatangan 2 Raja untuk meminta pertolongan di Kayangan, sang penunggu langsung keluar bersama sang utusan untuk menyambut kedatangan Raja Daha dan Raja Keling.

Tuesday, February 28, 2023

Bagian Kedua "Kisah Legendaris Perempuan Lombok, Denda Cilinaya"


Kali ini penulis akan kembali menceritakan tentang cerita Legendaris Perempuan Lombok yang di kenal dengan Denda Cilinaya. Pada Episode sebelumnya, Datu Daha sudah menyampaikan niatnya kepada Saudaranya Datu Keling, tentang keberadaan Kayangan yang bisa dijadikan tempat untuk berdo’a, dan Datu Keling langsung menanyakan kesiapan Datu Daha tentang waktu yang tepat untuk mengunjungi Kayangan tersebut.

Pada Episode kedua ini, kita akan melanjutkan cerita tersebut.

Bagian Pertama "Kisah Legendaris Perempuan Lombok, Denda Cilinaya"


Kisah legendaris perempuan Lombok Denda Cilinaya memang terdapat kontroversi, dimana cerita ini muncul dibeberapa kabupaten yang ada di Lombok seperti, Kabupaten Lombok Utara, dan Lombok Timur. Faktor itu dipengaruhi oleh keberadaan lontarnya yang ada di daerah tersebut, termasuk penamaan nama tempat khusus seperti Kecmatan Kayangan di Lombok Utara dan Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur.

Sejarah Denda Cilinaya ditulis dalam sebuah lontar, kemudian ditranslit oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Bidang Kebudayaan. Tim yang terlibat dalam penyaduran kisah Denda Cilinaya merupakan Masyarakat Lokal, tim tersebut adalah Remadi, Pengulu Bayan atau Amaq Riajim, Renadi, Remaja, dan Singadi.

Monday, February 27, 2023

SEKOLAH ADAT BAYAN (SAB) KELOLA LEBAH TRIGONA UNTUK INSENTIF GURU


Tahun 2023 di bulan Februari, Sekolah Adat Bayan atau dikenal dengan singkatan SAB mendapatkan support anggaran dari Pengurus Besar Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), dalam hal meningkatan ekonomi untuk menunjang kegiatan pembelajaran di Sekolah Adat. Dana tersebut bisa di akses dengan kerjasama Komunitas Masyarakat Adat.

Komunitas yang bisa mengajukan proposal merupakan anggota AMAN. SAB sendiri merupakan Sekolah Adat yang memiliki cakupan wilayah seluruh Masyarakat Adat Bayan, dimana terdapat banyak komunitas sebagai peserta atau anggota AMAN diantaranya, Loloan, Bayan Beleq, Karang Bajo, Anyar, dan masih ada lagi komunitas lainnya.

Monday, February 20, 2023

JADWAL RITUAL ADAT BAYAN TAHUN 2023


Masyarakat Adat Bayan yang masih eksis sampai saat ini tetap menjalankan Ritual Adat secara rutin setiap tahunnya. Acuan untuk waktu melaksanakan ritual-ritual tersebut berdasarkan kalender lokal, yaitu Wariga Sereat Adat Bayan.

Meskipun nama-nama bulannya sama dengan Hijriah, tetapi tanggalnya selalu berbeda, terdapat antara 3 sampai 4 untuk perbedaan hari. Hijriah selalu lebih awal jika dibandingkan dengan tanggal Wariga Sereat Adat Bayan.

Sunday, February 19, 2023

MASYARAKAT ADAT BAYAN TIADA


Setiap orang yang yang mengenal tradisi dan budaya Lombok maka yang terlintas adalah Bayan. Bayan begitu banyak dikenal oleh berbagai pihak, baik itu dari dalam negeri maupun manca Negara. Sudah banyak lulusan perguruan yang tinggi yang menyandang status Prof karena hasil penelitian di Masyarakat Adat Bayan.

Tidak hanya itu, bahkan dari kelompok pengelola pariwisata budayapun sudah melekat dalam diri mereka tentang keberadaan Masyarakat Adat yang ada di bagian timur Lombok Utara. Eksistensi tentang bagaimana Masyarakat Adat menjaga alam sudah terbukti, sehingga airpun masih tersedia untuk generasi saat ini.

Perusahaan Daerah Air Minum yang mengelola air untuk disalurkan kemasing-masing rumahpun beberapa bersumber dari Hutan Adat seperti Pawang Bangket Bayan dan Pawang Mandala.

JAGUNG MEMENUHI LAHAN LOMBOK UTARA TAHUN 2023

 


Sepanjang jalan wilayah Kabupaten Lombok Utara yang terdapat lahan tadah hujan atau lahan musiman dipenuhi komoditi jagung. Awal musim hujan tahun 2023 antara bulan Januari dan Februari semua petani sudah menanami lahannya.

Dalam perkiraan para petani akan memanen jagung sekitar bulan April sampai dengan Mei ditahun 2023 ini. Tentu pada bulan-bulan tersebut akan ada pemanenan masal di kabupaten lereng utara Rinjani.

Berdasarkan informasi dari salah satu petani yang terbiasa menanam jagung, termasuk pada musim saat ini menyebutkan, bahwa harga jagung biasanya paling tinggi Rp. 550,000 perkwintal untuk yang gelondongan, sementara Rp. 300,000 itu adalah harga paling rendah.

Friday, February 17, 2023

PEMBELAJARAN SEKOLAH ADAT BAYAN (SAB) MELALUI SENI MUSIK DAN LAGU

 


Gempa `2018 yang melanda Kabupaten Lombok Utara seakan mulai terlupakan saat ini. Hal itu dapat dilihat dari perilaku yang ada di Masyarakat Dayan Gunung, baik itu dalam tata bermasyarakat maupun bentuk bangunan yang dibuat saat-saat ini.

Pasca gempa, terdapat sekitar 60 % warga terdapak yang menginginkan rumah kayu, sehingga pemerintah kala itu sampai mengeluarkan jenis ini untuk bangunan rumah yang sumber anggaran dari pusat sebesar Rp. 50,000,000 (lima puluh juta rupiah).

Sudah berlalu sekitar 3 tahun, ekonomi semakin membaik, sehingga Masyarakat sudah ada yang mampu membangun rumah dengan anggaran pribadi. Menghubungkan kejadian yang lalu, maka seharusnya setiap orang yang membangun rumah sekarang ini tentunya dengan jenis Rika (rumah kayu), tetapi faktanya tidak seperti itu.

Thursday, February 16, 2023

KOK BISA YA PULAU INI BEGITU SPESIAL

                  

Alasan mengapa salah satu tempat ini begitu special tentu terdapat banyak hal yang menjadi factor pendukung. Alam yang indah dengan pantai dan pegunungan, serta budaya masyarakatnya juga sangat menakjubkan. Meskipun tergolong pulau kecil, tetapi tempat ini memiliki gunung merapi yang masuk salah satu gunung tertinggi di Indonesia.

                Lombok dalam beberapa decade ini sudah menjadi sorotan dunia, keberadaan Gili-gili sebagai obyek wisata yang begitu menarik orang dari seluruh penjuru dunia untuk datang salah satu bagian yang membuat Lombok begitu terkenal adalaha Gili Trawangan.

Monday, January 30, 2023

PEMDA LOMBOK UTARA SIAP MENETAPKAN MASYARAKAT ADATNYA


Kabupaten Lombok Utara telah membuat Peraturan Daerah tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat melaui Perda No. 6 Tahun 2020. Isi dari Perda tersebut mengatur tata cara tentang bagaimana proses dan tata cara untuk menetapkan Kesatuan Masyarakat Hukum Adat yang ada di Lombok Utara melalui Peraturan Bupati atau Surat Keterangan Bupati kedepannya.

Di 2021, Pemda KLU sudah membuat Peraturan Bupati No. 34 yang mengatur tata cara identifikasi, inventariasi, verifikasi dan validasi Masyarakat Hukum Adat Lombok Utara. Dengan adanya Perbup ini maka sudah terpenuhi secara regulasi tahapan maupun prosedur untuk memberikan pengakuan hukum kepada Masyarakat Adat yang ada di Dayan Gunung.