Sunday, May 31, 2015

PAKET WISATA BUDAYA (TAMPAH WIRANG), 24 JULI 2015

Renadi, S. Pd (Penanggungjawab Program)
PAKET WISATA BUDAYA (TAMPAH WIRANG), 24 JULI 2015

        Paket Wisata Budaya Acara Tampah Wirang Komunitas Adat Bayan (Kepembekelan Karang Bajo).

Tampah Wirang merupakan sebuah acara makan bersama 2 (dua) keluarga baru dari sebuah hubungan perkawinan atau pernikahan. Makan bersama ini dilakukan dikeluarga pihak perempuan, sementara bahan makanan disiapkan oleh pihak dari keluarga laki-laki, yang berupa sapi, besar, dan bahan makanan lainnya.

Dalam mengolah bahan makanan yang dibawa pihak laki-laki dilakukan oleh pihak

TAMPAH WIRANG

Sapi Wirang Yang di Korbankan
TAMPAH WIRANG

        Masyarakat Adat Bayan yang menjalankan tradsisi kawin lari memiliki ketentuan saji karma Adat, salah satu saji karma adat tersebut adalah dikenakan satu ekor sapi. Sapi tersebut merupakan saji karma yang diserahkan oleh pihak laki-laki kepada keluarga pihak perempuan, dalam Masyarakat Adat Bayan menyebutnya dengan sapi wiring.
Tampah Wirang merupakan acara pemotongan ternak yang diserahkan oleh pihak laki-laki tersebut kepada pihak perempuan. Sapi tersebut akan dikorbankan atau disembelih dikeluarga pihak perempuan, dan akan dijadikan sebagai lauk pauk untuk makan bersama dua keluarga besar.

        Dalam acara Tampah Wirang ini, keluarga laki-laki akan

PAKET WISATA BUDAYA (QHITAN ADAT), 02-03 AGUSTUS 2015

Renadi, S. Pd (Penanggungjawab Program)
PAKET WISATA BUDAYA (QHITAN ADAT), 02-03 AGUSTUS 2015
   
        Masayarakat Adat yang ada di Bayan, Kabupaten Lombok Utara pada zaman terdahulu pernah pernah dikuasai oleh Kerajaan Karang Asem, Bali. Walaupun sebelumnya Islam sudah masuk di Bayan, dengan kekuasaan Kerajaan dari Bali tersebut juga menyebarkan agama hindu, sehingga menimbulkan ada bentuk perubahan tradisi yang baru pada Masyarakat Bayan.

         Qhitan (sunat) yang dilakukan oleh Masyarakat Bayan secara adat memiliki keunikan yang sangat luar biasa, dimana dalam pelaksanaanya melibatkan para pejabat adat atau pemengku. Hari pelaksanaanya sudah ditentukan yaitu hanya pada hari senin untuk Kepembekelan Karang Bajo, dan hari kamis untuk Kepembekelan Loloan dan Bayan. Bulan pelaksanaan juga hanya pada bulan-bulan tertentu.

        Jika kita melihat bagaimana proseinya secara adat ini tentunya sangat memberikan informasi budaya yang luar biasa, oleh karena itu kami memberikan kemudahan untuk anda yang ingin melihat langsung ritual Qhitanan atau Sunatan yang dilaksanakan secara adat. Lokasi acara tersebut adalah di Dusun Dasan Baro, Desa Karang Bajo, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat-Indonesia.

        Karena pelaksanaan ritual selama 2 (dua) hari, berikut paket wisata yang kami siapkan:

Keterangan 2 s/d 3 Org 4 s/d 7 Org 8 Org /Lebih
Antar Jemput Bandara BIL 750.000/Org 600.000/Org 500.000/Org
Makan 7 Kali 250.000/Org 200.000/Org 175.000/Org
Snek dan Kopi/Teh 5 Kali 150.000/Org 125.000/Org 100.000/Org
Pakai Ganti (Busana Adat) 2 Hari 100.000/Org 75.000/Org 50.000/Org
Penginapan 2 Malam 500.000/Org 400.000/Org 300.000/Org


Saturday, May 30, 2015

QHITAN (NYUNAT)

Qhitanan Randi (Nyembek Sebelum Dikitan)
QHITAN (NYUNAT)

        Bagi kaun pria atau laki-laki yang muslim (Islam) hukumnya wajib untuk diqhitan (sunat), bagitu pula dengan komunitas adat yang ada di Bayan. Dalam menjalankan kewajibannya sebagai umat muslim, Masyarakat adat juga melaksanakan sunatan sebelum masuk usia balik (dewasa). Masyarakat adat memiliki cara yang sedikit berbeda dibandingkan dengan masyarakat umum lainnya.

        Masyarakat pada umumnya melaksanakan sunatan (qhitan) di hari-hari besar islam, seprti pada perayaan mauled Nabi Muhammad Saw. Atau hari-hari besar lainnya. Sedangkan masyarakat adat hanya melaksanakan sunatan pada hari senin untuk komunitas adat kepembekelan Karang Bajo, dan hari kamis untuk Kepembekelan Loloan dan Bayan. Bulan untuk melaksanakannya juga hanya pada bulan-bulan tertentu seperti rabiul awal, rajab, sya’ban, syawal dan julhijjah (bulan haji), sedangkan bulan-bulan lainnya tidak dipergunakan.

Thursday, May 28, 2015

PADI BULU

Panen Padi Bulu (Mataq)
POLA TANAM PADI BULU

        Padi Bulu merupakan tanaman padi yang sangat erat hubungannya dengan Masyarakat Adat Bayan, karena padi inilah yang harus dijadikan sebagai bahan makanan wajib dalam setipa ritual adat, baik itu yang dilaksanakan di dalam Kampu maupun ritual-ritual yang dialksanakan dirumah masing-masing. Begitu pentingnya padi bulu ini, sehingga sampai saat ini Padi Bulu masih dilestarikan oleh Masyarakat yang ada di Komunitas Adat Bayan.

      Jika kita membandingkan dengan

Wednesday, May 27, 2015

PAKET WISATA (ROAH ULAN), 26 MEI 2016

Renadi, S. Pd (Penanggungjawab Program)
PAKET WISATA TANGGAL 26 MEI 2016
        Pada hari Kamis, tanggal 26 bulan Mei, tahun 2016, bertepatan dengan tanggal 15 Sya,ban menurut Wariga Sereat Adat Bayan merupakan hari pelaksanaan ritual Roah Ulan pada komunitas Adat Bayan. Pada prosesi Roah Ulan dilaksanakan dalam areal Kampu Karang Bajo bagi Kepembekelan Karang Bajo.

        Prosesi atau Ritual Roah Ulan merupakan

Tuesday, May 12, 2015

KESENIAN GAMBUS

Gambus Keser Daya Bersinar Pemenang
KESENIAN GAMBUS

        Gambus merupakan salah satu kesenian tradisional daerah Sasak yang sampai saat ini masih ada dan tetap terpelihara, salah satunya yaitu Gambus Keser Daya Bersinar yang ada di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

        Kesenian Gambus memiliki banyak pituah yang