Tuesday, July 21, 2015

PERAN PEREMPUAN DALAM MASYARAKAT ADAT

PERAN PEREMPUAN DALAM MASYARAKAT ADAT
Oleh : Renadi, S. Pd

         Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan Masyarakat Adat Bayan secara umum, dan Kepembekelan Karang Bajo pada khususnya. Keterlibatannya terdapat pada setiap kegiatan ritual adat yang dilaksanakan dalam Kampu Karang Bajo dan juga pada setiap prosesi adat yang dilaksanakan di masing-masing rumah adat. Peran perempuan dalam sistem ekonomi juga memiliki titik penentu yang sangat besar, baik itu dalam pengaturan ekonomi keluarga maupun dalam perekonomian kelompok Masyarakat Adat.

A.    Peran Perempuan Dalam Ritual Adat Yang dilaksanakan Di Kampu Karang Bajo

1.    Inan Maniq
Membersihkan Beras (Menampiq)
       
    Inan Meniq merupakan jabatan adat seorang perempuan berdasarkan garis keturunannya yang dipilih melalui keputusan dari para tokoh adat atas dasar hasil musayawarah adat (Gundem). 
        Tugas Inan Meniq ini adalah untuk menerima Masyarakat Adat yang datang pada setiap prosesi adat, dan juga sebagai penanggungjawab atas segala penggunaan beras yang dibutuhkan dalam setiap ritrual adat tersebut. Inan Meniq dalam ritual adat tertentu menerima padi yang masih tergabung dengan tangkainya (Padi Bulu), maka dalam hal ini dia juga yang memiliki tugas untuk menumbuk padi tersebut sehingga menjadi beras yang siap untuk dimasak, prosesi ini disebut dengan menutu.

Thursday, July 9, 2015

KEARIFAN LOKAL DAN WISATA BUDAYA

Beduk Masjid Kuno Bayan
KEARIFAN LOKAL DAN WISATA BUDAYA

A.    Kesenian lokal

Bagi komunitas Mettu Telu, tarian bukan hanya digunakan sebagai sarana hiburan atau hanya untuk bersenang-senang, tarian juga dimanfaatkan untuk tujuan ritual, pendidikan dan penyampaian pesan-pesan kepada masyarakat. Adapun kesenian lokal yang yang terdapat pada komunitas Mettu Telu antara lain:

Wednesday, July 8, 2015

KEARIFAN LOKAL MEMBANGUN KESEJAHTERAAN

Pawang Adat Bangket Bayan
KEARIFAN LOKAL MEMBANGUN KESEJAHTERAAN
Oleh : Renadi, S. Pd

A.    Pengelolaan sumber daya hutan adat

Komunitas adat Mettu Telu pada dasarnya adalah penganut agama Islam yang telah mengalami alkulturasi dengan adat-istiadat setempat. Dan menjalankan ritual secara Islam, namun mereka lebih menonjolkan kegiatan ritual-ritual adat yang hingga kini masih dipegang teguh. Dalam pengertian Mettu Telu terdiri dari dua kata yaitu Mettu dan Telu. Mettu berasal dari kata metu yang berarti keluar/ada. Sedangkan kata Telu artinya tiga. Secara terminologi, Mettu Telu dipahami sebagai paham yang menjalankan ritual adat yang mana dijalankan secara turun temurun.

Monday, July 6, 2015

KEARIFAN LOKAL DALAM KULINER DAN SOUVENIR

KEARIFAN LOKAL DALAM KULINER DAN SOUVENIR

A.    Kuliner khas

Komunitas adat Mettu Telu seperti umumnya komunitas adat lainnya di Indonesia, memiliki makanan khas baik yang disajikan untuk konsumsi keseharian maupun yang dihidangkan untuk acara adat maupun perayaan hari-hari besar keagamaan mereka. Makanan olahan bisa berupa lauk pauk untuk makanan pokok, namun juga makanan ringan yang kesemua diambil dari bahan baku yang mereka tanam sendiri. Adapun jenis makanan yang terdapat di komunitas adat Mettu Telu secara garis besar dapat dibedakan kedalam dua bagian yaitu: