Monday, October 8, 2018

Pelatihan Psikososial Terstruktur untuk Pendamping Anak

Bencana alam yang menimpa Masyarakat Lombok pada umumnya, Bayan pada khususnya telah merusak banyak bangunan dan juga menimbulkan korban jiwa yang sangat banyak, ada sekitar 400 lebih orang yang meninggal.

Akibat dari musibah gempa ini menimbulkan efek yang berkepanjangan dipikiran manusia, terutama anak-anak. Banyak anak yang trouma berkepanjangan, banyak diantara mereka yang takut pergi kesekolah, bahkan ada juga yang takut bermain bersama temen-temannya.


Kondisi trouma yang menimpa anak-anak inilah menjadi pemikiran di kawan-kawan Sekolah Adat Bayan (SAB) dan juga dari Solidaritas Masyarakat untuk Transparansi Nusa Tenggara Barat (Somasi NTB) untuk membeerikan pelatihan kepada para pendamping anak yang ada disekitaran Kecamatan Bayan.

Pendamping yang diberikan pelatihan adalah perwakilan guru di Taman Kanak-kanan (TK), Pendidikan Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD)/sederajat, Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat, dan juga dari perwakilan guru ngaji.  Guru atau pendamping yang ikut dari beberapa desa yaitu Desa Loloan, Desa Bayan, Desa Senaru, Desa Anyar, Desa Karang Bajo, dan 

Desa Sukadana. Jumlah yang diundang dalam acara Pelatihan Psikososial Terstruktur sebanyak 20 orang guru/pendamping anak, tetapi yang hadir pada hari pertama hanya sekitar 13 orang.
Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, yaitu senin sampai selasa (8-9 Oktober 2018) di Aula Kantor Desa Anyar, Kecamatan Bayan-Lombok Utara.

Tujuan Pelatihan yang dilakukan adalah untuk meningktkan pengetahuan pendamping anak terhadap kebijakan perlindungan anak, etika berkegiatan bersama anak, dan dukungan psikososial. Tujuan yang lain juga untuk meningkatkan keterampilan fasilitasi kegiatan psikososial terstruktur.

Hari pertama, senin tanggal 8 Oktober 2018 dilakukan dengan sesi perkenalan dan juga permainan sederhana kepada para pendamping yang fasilitatornya adalah saudara Brata, yang memang memilki keahlian dalam memberikan trouma heeling kepada anak-anak korban gempa atau bencana alam.
Pada hari peertama ini lebih banyak pada regulasi dan strategi pelaksanaan pendamping anak, baru pada hari keduanya nanti lebih banyak pada praktek melakukan pendampingan. Itu saja gambaran Pelatihan Psokososial Terstruktur yang dilaksanakan pada hari pertama, dan untuk hari yang kedua dan keseluruhan kegiatan akan di informasikan pada hari selanjutnya.

No comments:

Post a Comment