Saat mendukung kebangkitan pendidikan di wilayah adat, perlu selalu diingat bahwa pendidikan adat adalah yang pendidikan yang berakar dalam kehidupan dan kebudayaan Masyarakat Adat. Ia meletakan adat sebagai landasan pembelajaran dan pertumbuhan seseorang. Oleh karena itu, setiap bentuk pendidikan adat akan unik, dan setiap proses pendirian akan berbeda. Namun, meski proses bisa berubah dan menyesuaikan keadaan setempat, apapun bentuk pendidikan adat yang dipilih - sistem pendidikan turun temurun di wilayah adat atau sekolah adat baru - tetap akan memegang pendidikan adat yang sama.
Secara ringkas, tahapan membangkitkan pendidikan adat beserta cakupan kegiatan masing-masing dapat bisa dikelompokan menjadi 5 tahapan, yaitu Pemrakarsa Sebagai Prasarat, Pembentukan Tim Inti, Penjajakan dan Analisis Wilayah Adat, Pendekatan Kepada Tetua Adat, dan yang terakhir Musyawarah Adat. Dari kelima tahapan tersebut, tidak harus berurutan, tetapi bisa disesuaikan dengan siruasi dan kondisi Masyarakat Adat yang ada di Wilayah Adat masing-masing.
Adapaun penjelasan tentang setiap tahapan sebagai berikut :